Lembaga Advokasi dan Pendidikan Anak Rakyat

PublikasiTandem Kelima, Partisipatif Kritis dalam Pemilu

Tandem Kelima, Partisipatif Kritis dalam Pemilu

LAPAR SULSEL – Komisioner KPU Kabupaten Gowa, Nuzul Fitri mengungkapkan hasil dari pemilihan umum punya implikasi secara langsung terhadap kehidupan bermasyarakat. Karenanya, keterlibatan langsung masyarakat dalam mengawasi dan menyalurkan hak pilihnya secara sadar dan kritis adalah keharusan.

“Keterlibatan masyarakat dalam pemilu itu penting. Sebab, hasil dari pemilu yang melahirkan pejabat baru, sangat menentukan nasib masyarakat, mulai dari kebijakan pangan sampai kebijakan sosial lainnya, itu semua ditentukan pejabat yang terpilih,” tegas Nuzul Fitri saat menjadi pemantik dalam Tadarusan Demokrasi (Tandem) kelima “Pendidikan Demokrasi; Partisipasi Kritis dalam Konteks Pemilu” di Kantor LAPAR Sulsel, Jl. Toddopuli Stp. II No. 8, Makassar, Jumat (26/8/2022).

Di hadapan peserta diskusi yang didominasi anak muda ini, Nuzul juga mengatakan kaum muda yang harus berani mengambil peran. Sebab, idealisme yang dimiliki pemuda adalah modal kuat untuk mendorong sekaligus menjaga kualitas demokrasi.

“Sikap kritis, idealisme dan semangat yang dimiliki anak muda itu modal besar. Dalam praktik demokrasi kita, masih ada anak muda yang belum puas soal praktek berdemokrasi, bahkan sampai apatis. Tetapi dengan melibatkan diri, ini bisa menjawab keraguann dan pertanyaan orang banyak terhadap sikap apatis anak muda saat ini,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Divisi Bidang Wacana dan Budaya LAPAR Sulsel, Megawati mengungkapkan masih banyaknya praktik politik uang yang terjadi di tengah masyarakat.

“Kenyataan di masyarakat, masih banyak yang menerima uang dari salah satu calon dan menganggap itu adalah rejeki. Ini tantangan kita sebagai kaum muda untuk menyebarkan edukasi dan kesadaran bersama bahwa praktek itu salah, dan tidak boleh dilakukan,” ungkapnya.

Diketahui tadarusan rutinan yang dilaksanakan setiap hari jumat ini merupakan program kerja Divisi Wacana, Agama dan Budaya LAPAR dalam melakukan mengembangan wawasan tentang demokrasi.

Terbaru

Lainnya