Lembaga Advokasi dan Pendidikan Anak Rakyat

PublikasiLaporan Hasil RisetPerempuan Sebagai Aktor Penggerak: Perjuangan Perempuan Kodingareng Melawan Korporasi Tambang Pasir Laut

Perempuan Sebagai Aktor Penggerak: Perjuangan Perempuan Kodingareng Melawan Korporasi Tambang Pasir Laut

Oleh: Megawati (Koordinator Divisi Wacana, Agama & Budaya)

Abstrak

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlibatan perempuan dalam gerakan sosial penolakan tambang pasir untuk mempertahankan ruang hidup mereka. Penelitian ini menggali strategi yang digunakan oleh perempuan pejuang Kodingareng dalam menjaga ruang hidup mereka. Penelitian ini menggunakan paradigma kritis dan dianalisis dengan teori gerakan sosial. Data primer dalam penelitian ini didapatkan dan dikumpulkan secara langsung melalui wawancara dengan masyarakat Kodingareng. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan sifatnya terbuka sehingga wawancara bisa berkembang sedemikian rupa. Penelitian ini menunjukkan, perjuangan masyarakat Kodingareng dalam mempertahankan ruang hidupnya tidak hanya dilakukan oleh laki- laki, tetapi juga perempuan. Pengalaman-pengalaman pahit yang dialami perempuan Kodingareng menjadikan mereka sebagai perempuan yang kritis. Sayangnya suara- suara perempuan pinggiran yang ada di Kodingareng ini tidak terdengar dan jarang digaungkan. Karena itulah melalui tulisan ini suara-suara bisu dari kelompok pinggiran, dari perempuan nelayan Kodingareng diangkat. Mereka yang selama ini tak terdengar atau sengaja tidak didengar suaranya, ternyata memiliki semangat perlawanan dan bentuk gerakan sendiri. Gerakan yang muncul dari kesadaran untuk merespons eksploitasi dan kolonialisme bentuk baru dari berbagai institusi yang terlibat.

Kata Kunci : Perempuan, Gerakan Sosial, Tambang Pasir

Download Selengkapnya Hasil Riset Disini

Terbaru

Lainnya