Lembaga Advokasi dan Pendidikan Anak Rakyat

AktivitasPentingnya Partisipasi Masyarakat Sipil dalam Pemilu

Pentingnya Partisipasi Masyarakat Sipil dalam Pemilu

Ketua Presidium Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Sulawesi Selatan, Mardiana Rusli membahas perihal “Sistem Perpolitikan dan Pemerintahan Indonesia” dalam Tadarusan Demokrasi (TanDem) di Kantor LAPAR Sulsel, Jumat, 5 Agustus 2022.

TanDem ini merupakan program rutin Divisi Advokasi dan Pendidikan LAPAR Sulsel yang diadakan setiap hari Jumat bertujuan untuk menambah wawasan generasi muda terkait demokrasi.

Dalam diskusi tersebut, Mardiana menjelaskan bahwa hak konstitusi warga memiliki arti yang sangat luas, yakni rakyat mempunyai keadulatan tertinggi dalam politik dan pemerintahan nagara kita sesuai yang tertera dalam UUD 1945.

“Rakyat memberikan mandat sesuai hasil pemilu, pergantian legislatif dan pemilihan presiden dan wakil presiden, ditambah dalam pemilu 2024 pergantian kepala daerah serentak untuk semua se-Indonesia,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa sebagai penyaluran hak politik, rakyat mempunyai hak berkontribusi dalam pelaksanaan pemilu, baik itu memilih, dipilih, menjadi penyelenggara pemilu, dan melakukan pengawasan.

Selan itu, wanita yang pernah menjabat sebagai Komisioner KPU Sulawesi Selatan itu juga menyampaikan bahwa tak hanya berkontribusi pada pengawasan pemilu, rakyat juga turut dalam pengawasan terhadap anggaran.

“Yang perlu kita pahami bersama bahwa anggaran itu berasal dari APBD dan APBN yang sumbernya adalah pajak dari rakyat,” tandasnya.

Penulis: Susan Alwia, Alumni Kursus Advokasi, Toleransi dan Demokrasi (KUDETA) LAPAR Sulsel

Terbaru

Lainnya